Gennaro Gattuso Siap Tangani Timnas Italia: Era Baru Gli Azzurri Dimulai dari Sosok Sang Gladiator

Gennaro Gattuso Siap Tangani Timnas Italia: Era Baru Gli Azzurri Dimulai dari Sosok Sang Gladiator – Setelah melalui spekulasi panjang dan tarik ulur internal, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) akhirnya menemukan kandidat kuat untuk mengisi kursi panas pelatih tim nasional. Sosok yang dimaksud bukanlah nama asing di jagat sepak bola Italia—Gennaro Gattuso, mantan gelandang tangguh AC Milan dan eks pelatih Napoli, dikabarkan tinggal selangkah lagi resmi menjadi nahkoda baru Gli Azzurri.

Penunjukan ini menjadi titik balik penting bagi Italia yang tengah berjuang bangkit Spaceman Slot usai performa mengecewakan di awal kualifikasi Piala Dunia 2026. Artikel ini akan mengulas secara lengkap latar belakang penunjukan Gattuso, respons publik, tantangan yang menanti, serta proyeksi masa depan Timnas Italia di bawah komando sang gladiator.

Spalletti Lengser, FIGC Bergerak Cepat

Kursi pelatih Timnas Italia resmi kosong setelah Luciano Spalletti dipecat slot gacor hari ini menyusul kekalahan telak 0-3 dari Norwegia di laga pembuka kualifikasi Piala Dunia 2026. Meski sempat menutup masa jabatannya dengan kemenangan atas Moldova, tekanan publik dan hasil buruk membuat FIGC mengambil langkah tegas.

Setelah gagal membujuk Claudio Ranieri yang memilih tetap menjadi penasihat senior AS Roma, FIGC mengalihkan fokus ke Gattuso. Proses negosiasi berlangsung cepat, dan menurut laporan terkini, pengumuman resmi akan dilakukan awal pekan depan.

Gattuso: Dari Rossoneri ke Gli Azzurri

Sebagai pemain, Gattuso dikenal sebagai simbol determinasi dan loyalitas. Ia mencatatkan slot bet 100 73 caps bersama Timnas Italia dan menjadi bagian dari skuad juara dunia 2006. Di level klub, ia menghabiskan lebih dari satu dekade bersama AC Milan, mempersembahkan dua gelar Liga Champions dan dua Scudetto.

Karier kepelatihannya dimulai pada 2013 bersama klub Swiss, Sion. Sejak itu, ia telah menangani sembilan klub, termasuk AC Milan, Napoli, Valencia, Marseille, dan terakhir Hajduk Split. Prestasi terbaiknya adalah membawa Napoli menjuarai Coppa Italia 2020.

Proses Penunjukan: Buffon Beri Sinyal Kuat

Gianluigi Buffon, kepala delegasi FIGC dan rekan setim Gattuso di era keemasan Italia, memberikan Mahjong Ways konfirmasi tidak langsung dalam wawancara dengan RAI:

> “Kami sudah bekerja, sekarang tinggal menunggu detail akhir. Saya rasa kami telah membuat pilihan terbaik.”

Pernyataan ini memperkuat sinyal bahwa Gattuso akan segera diumumkan sebagai pelatih baru Timnas Italia.

Tantangan Berat Menanti

Gattuso tidak datang ke tim yang sedang stabil. Italia saat ini berada di posisi ketiga Grup I kualifikasi Piala Dunia 2026, tertinggal dari Norwegia dan Israel. Dua laga tersisa melawan Estonia dan Israel akan menjadi ujian awal yang menentukan nasib Gli Azzurri.

Selain itu, Italia juga dibayangi trauma kegagalan lolos ke dua edisi Piala Dunia sebelumnya (2018 dan 2022). Gattuso dituntut tidak hanya membawa hasil, tetapi juga membangun kembali identitas permainan Italia yang selama ini dikenal solid, disiplin, dan penuh semangat juang.

Proyek Italia Baru: Rovella dan Chiesa Jadi Fondasi

Menurut laporan media Italia, Gattuso akan membangun tim nasional dengan pendekatan baru. Dua nama yang disebut sebagai fondasi utama proyek ini adalah Nicolo Rovella dan Federico Chiesa.

  • Rovella, gelandang muda Juventus yang tampil konsisten di Monza musim lalu, dinilai cocok dengan filosofi permainan Gattuso yang mengandalkan intensitas dan transisi cepat.
  • Chiesa, meski sempat menurun akibat cedera dan minim menit bermain di Liverpool, tetap dianggap sebagai aset penting berkat pengalaman dan kualitas individunya.

Kritik dan Penolakan: Montolivo Angkat Suara

Penunjukan Gattuso tidak sepenuhnya disambut positif. Riccardo Montolivo, mantan kapten AC Milan, secara terbuka menyatakan ketidaksukaannya terhadap Gattuso:

> “Dia bukan seseorang yang saya hormati. Tapi tentu saja saya berharap dia bisa membawa hasil terbaik untuk Italia.”

Komentar ini merujuk pada konflik lama saat Gattuso melatih Milan dan mencopot ban kapten dari Montolivo situs slot qris, yang kemudian disingkirkan dari skuad hingga akhirnya pensiun.

Filosofi Gattuso: Lebih dari Sekadar Motivator

Meski dikenal sebagai sosok emosional dan penuh semangat, Gattuso bukan sekadar motivator. Ia telah menunjukkan perkembangan sebagai pelatih yang adaptif dan terus belajar. CEO Pisa, Fabrizio Lucchesi, yang pernah bekerja sama dengannya, menyebut:

> “Dia adalah pelatih yang terlatih, yang belajar dan memperbarui dirinya secara terus menerus. Karakternya kuat, tapi ia juga rendah hati dan ingin tahu.”

Pendekatan ini diharapkan bisa membawa keseimbangan antara semangat juang dan kecerdasan taktik dalam skuad Italia.

Dukungan dari Legenda dan Media

Selain Buffon, sejumlah legenda Italia menyambut positif penunjukan Gattuso. Mereka menilai bahwa sosok seperti Gattuso dibutuhkan untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme dan kebanggaan mengenakan seragam biru langit.

Media Italia juga mulai membangun narasi “Italia Baru” di bawah Gattuso, dengan harapan bahwa pendekatan emosional dan kolektif bisa menjadi pembeda di tengah era sepak bola modern yang semakin pragmatis.

Penutup: Era Baru Dimulai dari Sosok Lama

Penunjukan Gennaro Gattuso sebagai pelatih Timnas Italia bukan sekadar pergantian nama di kursi pelatih. Ini adalah simbol dari harapan baru, semangat baru, dan tekad untuk bangkit dari keterpurukan. Dengan karakter kuat, pengalaman sebagai pemain juara dunia, dan semangat pantang menyerah, Gattuso diharapkan mampu membawa Italia kembali ke jalur kejayaan.